Home > education, learning, mathematics, Physics, teaching > Sinus atau Cosinus?

Sinus atau Cosinus?

Sebagian mahasiswa semester awal masih mengalami kesulitan dalam menentukan besar sudut dalam uraian gaya-gaya yang bekerja pada sebuah bidang miring. Karena kesulitan tersebut, mahasiswa tidak dapat menyelesaikan persoalan yang berhubungan dengan Hukum Newton pada bidang miring. Untuk memudahkan memahami uraian gaya pada bidang miring, kita dapat berpedoman pada gambar berikut ini.

Untuk memastikan besar sudut antara komponen-komponen gaya tersebut, kita memindahkan vektor-vektor gaya yang bekerja pada titik P sehingga berada tepat pada titik R. Kita dapat melihat pada titik R bahwa sudut antara garis merah dengan garis AB adalah 90 derajat. Jadi sudut antara garis merah dengan garis BR adalah (90-θ) derajat. Kemudian, sudut antara garis biru dengan garis BR adalah 90 derajat. Dengan demikian sudut antara garis biru dengan garis merah adalah 90-(90-θ) derajat = θ.

Jadi besarnya gaya yang bekerja pada garis hijau sama dengan mg sin θ, dan besarnya gaya yang bekerja pada garis merah sama dengan mg cos θ.

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: